Pameran Teknologi vs Pasar bebas ASEAN

//Pameran Teknologi vs Pasar bebas ASEAN

Pameran Teknologi vs Pasar bebas ASEAN

 

Sejak memasuki pasar bebas ASEAN 2015 kemarin, masih banyak pebisnis muda yang belum paham tentang bagaimana cara memaksimalkan internet dan juga gadget. Pameran teknologi Indocomtech 2017, yang akan dilaksanakan pada 1 – 5 November 2017, di Jakarta Convention Center, diharapkan dapat membantu mereka untuk lebih mengerti mengenai update teknologi serta pemanfaatannya dalam dunia bisnis.

Kondisi ini sepertinya mendorong pemerintah turut serta untuk memperkenalkan teknologi dan informasi ke pebisnis muda ataupun perusahaan kecil agar dapat memasuki pasar global. Mengingat saat ini teknologi informasi seperti internet adalah salah satu senjata yang selalu di gunakan oleh negara-negara maju untuk mengembangkan usaha bisnis mereka.

Selain mengembangkan ukm untuk memasuki pasar global, pemanfaatan teknologi informasi dalam menjalankan bisnis juga sangat membantu perusahaan kecil atau ukm dalam meminimalisasi angka pengeluaran. Kok bisa? Ya, dengan adanya teknologi seperti gadget dan internet para pebisnis tidak diharuskan membuat tempat usaha yang pastinya membutuhkan biaya yang cukup besar, hanya dengan memiliki website ataupun akun sosial media seperti Facebook dan Instagram para pebisnis bebas memasarkan produk mereka masing-masing. Selain itu, dengan teknologi yang semakin canggih semua bentuk pengiriman sudah tidak perlu repot! Karena sudah banyak aplikasi yang menawarkan jasa pengiriman dengan biaya yang kompetitif.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah dan presiden Joko Widodo telah menggandeng perusahaan asal China, Alibaba yang sekarang telah menjadi penasihat pembangunan industri e-commerce di Indonesia guna membantu membukakan akses terhadap dunia teknologi. Salah satu kerjasamanya adalah melanjutkan kerjasama Kementrian Perdagangan dengan membuat platform Inamall, pengembangan dari platform e-commerce Tiongkok yaitu Tmall yang ditujukan sebagai sarana dalam memasarkan produk khas Indonesia ke pasar Tiongkok demi meningkatkan nilai ekspor.

Pada platform tersebut produk asal Indonesia akan masuk ke dalam kategori fast moving consumer goods (FMCG). Selain pasar Tiongkok, kerja sama dengan Alibaba juga diharapkan dapat membantu produk Indonesia dalam merambah ke pasar internasional lainnya.

Sebagai pameran teknologi, Indocomtech juga memiliki kesempatan untuk membantu pemerintah dengan memberikan edukasi tentang teknologi yang sedang berkembang di dunia kepada pebisnis muda ataupun perusahaan kecil dan juga masyarakat yang hadir. Tidak hanya itu, Pameran yang akan berlangsung di kawasan Jakarta Convention Center ini memberikan kemudahan untuk para pengunjung supaya bisa memiliki gadget yang menjadi salah satu alat dalam mengembangkan bisnis mereka melalui program gadget murah. Peserta luar negri yang berasal dari China, Taiwan , Hongkong dan negara Asia lainnya akan ikut meramaikan penyelenggaraan Indocomtech 2017 nanti.

Siapa yang mau punya usaha sesukses kokoh Jack Ma? Makanya, jangan sampai gak dateng ya ke Indocomrech 2017, 1-5 November 2017 di Jakarta Convention Center.

By | 2017-09-11T09:31:51+00:00 March 14th, 2017|Latest News|1 Comment

About the Author:

One Comment

  1. Herman Sahdi May 18, 2017 at 7:22 am - Reply

    Masih lama ya bulan november pamerannya? Pengen dateng kalau sekarang, mumpung di jakarta, hehe

Leave A Comment