Past_8 Nov 17_4

BRIIndocomtech 2017 Ditutup dengan Cemerlang

Smartphone dan laptop mendominasi penjualan terbesar selama pameran berlangsung

 

Jakarta, 8 November 2017 – Pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi BRIIndocomtech 2017 yang diselenggarakan selama lima hari perhelatan mulai dari tanggal 1 – 5 November 2017 bertempat di Hall A, Cendrawasih Hall, Main Lobby Hall dan Assembly Hall Jakarta Convention Center telah resmi ditutup hari Minggu kemarin (5/11).

Pada penutupan BRIIndocomtech 2017 telah diumumkan nama-nama pemenang doorprize dari pengunjung yang telah berbelanja senilai minimal Rp500 ribu dan mendapatkan kupon undian. Pemenang utama atas nama Sunny Ingtiawati, berhak meraih hadiah berupa sepeda motor matik Yamaha Fino, sementara hadiah laptop ASUS dimenangi oleh Andy Effendy.

Sepanjang lima hari perhelatan BRIIndocomtech 2017, jumlah pengunjung tercatat mencapai 178.285 orang. Sementara dari jumlah total transaksi, BRIIndocomtech 2017 mencatat angka 613.748.500.000 miliar dengan penjualan terbanyak masih dikuasai oleh gadget jenis smartphone dan laptop. Dibandingkan gelaran tahun lalu yang mencapai transaksi sebesar Rp610 miliar, BRIIndocomtech 2017 mengalami sedikit lonjakan transaksi pada tahun ini.

“BRIIndocomtech 2017 memang masih populer sebagai pameran business-to-consumer (B2C) dengan aura diskon yang selalu masih menarik and menguntungkan pengunjungnya, namun tahun ini sudah mulai tampak geliat pameran B2B (business-to-business) yang sudah menghasilkan potensi transaksi dan kolaborasi bisnis yang cukup besar,” ujar Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo, Ketua Yayasan APKOMINDO Indonesia. Ketua (DPAP) Dewan Pengurus Apkomindo Pusat, Rudy D. Muliadi beserta jajarannya, mengatur transportasi bagi para pengusaha untuk melihat area B2B. Selain itu 60 orang peserta pameran dari berbagai negara, diajak mengunjungi Kantor Sekretariat APKOMINDO, serta meninjau pusat perdagangan komputer di daerah Mangga Dua.

 

Semua Potensi yang dihasilkan dari pameran ini tersebut akan di tindak lanjuti, sehingga Yayasan APKOMINDO Indonesia bersama dengan Traya Events dapat menyelenggarakan Indocomtech dengan konsep dan konten yang segar setiap tahunnya, khususnya untuk menjawab situasi shifting dan disruption di segala bidang serta perekonomian yang sedang kita sama-sama alami. Indocomtech juga berusaha untuk menambah porsi edukasi seiring dengan komitmen Yayasan APKOMINDO untuk mengembangkan dan mengasah sumber daya manusia di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi sehingga Indonesia siap menjadi pelaku-pelaku industri yang aktif berpartisipasi bukan hanya sebagai pasar bagi produk-produk dari Luar Negeri.

“Kami patut bersyukur karena pameran BRIIndocomtech 2017 yang juga menampilkan B2B di arena i3expo, telah terlaksana dengan baik. Dilihat dari jumlah peserta, serta total transaksi, pameran kali ini telah melebihi target yang direncanakan dari awal. Kami mengakui ada berbagai kendala lokasi dan juga pengaruh perekonomian yang “disruptive” serta shifting dari Offline ke Online, tapi ternyata kebutuhan konsep Offline ke Online, tidak mengurangi minat masyarakat untuk datang di pameran ini. Gelaran tahun depan akan semakin lengkap, B2C, B2B, Online dan perusahaan rintisan (Start Up) maupun acara seminar dan talk show serta Focus Group Discussions,  akan digelar bersamaan sesuai konsep baru dari YAYASAN APKOMINDO INDONESIA, selaku penyelenggara,”  tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events yang sudah melaksanakan pameran INDOCOMTECH sejak tahun 2000.

Bambang juga mengucapkan terima kasih kepada Bank BRI dan Yayasan APKOMINDO Indonesia atas jalinan kerja sama yang apik dalam pelaksanaan BRIIndocomtech 2017. Pada tahun depan, Yayasan APKOMINDO Indonesia, dan Traya Events berencana menggelar Indocomtech 2018 pada 31 Oktober – 4 November 2018, dengan jumlah peserta lebih banyak dan area pameran yang lebih luas. Untuk informasi lebih lengkap mengenai BRIIndocomtech 2017, silakan Anda buka laman http://www.indocomtech.net 

 

 

Suasana pengundian doorprize BRIIndocomtech 2017 di hari terakhir pelaksanaannya, Minggu 5 November 2017

 

Suasana pengundian doorprize BRIIndocomtech 2017 di hari terakhir pelaksanaannya, Minggu 5 November 2017

 

Peserta tournament sedang berdikusi untuk mengatur strategi ditengah kompetisi berlangsung

 

Para peserta kompetisi Mobile Legends di area BRIIndocomtech 2017 Foto

 

23167737_748794971989178_42389778567685066_n

Pesta Diskon di Hari Terakhir BRIIndocomtech 2017

Jakarta, 5 November 2017 – Suasana hari terakhir BRIIndocomtech 2017, pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkemuka di tanah air yang telah memasuki usia ke-25 semakin meriah dan penuh dengan pengunjung. Pameran yang digelar di Assembly Hall dan Hall A Jakarta Convention Center menggelar sejumlah diskon super murah dan clearance sale, yang disertai dengan tambahan hadiah langsung dan lucky dip.

Di area Hall A JCC, booth HP, Epson, dan Canon cukup meriah dan ramai oleh pengunjung yang sedang mencari produk printer terbaru. Epson melakukan sistem lelang menjual printer tipe L360 dengan diskon 50% menjadikan pengunjung semakin berbondong-bondong di booth-nya. HP juga menawarkan promo berupa cicilan 0% sampai 6 bulan untuk beragam produk printer miliknya, salah satunya adalah tipe Laserjet Pro MFP M130nw yang memiliki fungsi sebagai printer wireless, scan, dan copy. Begitu halnya Canon yang memberikan diskon untuk serangkaian printer warna dan printer foto Selphy, selain juga kamera DSLR dan kamera pocket.

Demikian halnya dengan PQI melalui distributornya, PT Omegaindo Sejahtera Abadi juga menggelar diskon sejumlah produk konektivitas untuk peranti Apple, salah satunya PQI iConnect yang merupakan USB OTG untuk mem-backup data perangkat Apple secara cepat dan mudah. Di area pameran juga terdapat booth PX Multimedia asal Taiwan yang menyediakan diskon beragam antenna indoor dan outdoor untuk menangkap siaran TV digital hingga 50 channel dengan harga mulai Rp90.000.

“Di BRIIndocomtech 2017 ini pengunjung cukup banyak mencari micro SD untuk smartphone karena aksesoris tersebut memang dibutuhkan untuk menambah kapasitas simpan data. Selain itu, kami menyediakan promo khusus, tukar-tambah kartu memori RAM untuk komputer lama tipe DDR3 dengan V-Gen DDR4. Produk terbaru V-Gen sendiri ada power bank yang mempunyai fungsi sebagai jumper dengan kapasitas 7200mAH sehingga dapat nge-cas aki mobil,” ungkap Tarcisius Stanley sebagi Event & Promotion V-Gen, di sela-sela pameran.

Keriaan pengunjung tak hanya terlihat di booth-booth peserta yang menggelar diskon besar-besaran. Di panggung Assembly yang digunakan untuk menggelar acara i3expo Idea Talks juga tak kalah riuh. Pada hari Sabtu (4/11), ruang yang tersedia bahkan pebuh sesak dengan lebih dari 300 peserta seminar mengenai Perkembangan Dunia Fintech di Indonesia, Mata Uang Digital, dan Mining Cryptocurrency (Bitcoin).

Sementara pada hari Minggu (5/11) atau hari penutupan BRIIndocomtech 2017, sejumlah tema seminar yang menarik juga menjadi daya tarik i3Expo Idea Talks. Tema-tema yang dibahas di pagi hari antara lain The Endless Fights against Cyber Crime, Will Bug Bounty become another medicine for today?, Drone Penetration Testing 101, dan Breaking another apps for sharpening your reversing-Fu. Tema-tema i3Expo Idea Talks yang dibahas di siang hari mengenai Why Internet Business is The Best Choice?, ERP for Management Business Solution, The Important Roles of AI and Big Data for your Startup Sustainability, dan IoT for Business.

Bertepatan dengan rangkaian acara BRIIndocomtech 2017, Bank BRI memanfaatkan momentum ini untuk meluncurkan kartu BRIZZI terbaru edisi khusus ASIAN Games 2018. Kartu uang elektronik (e-Money) keluaran Bank BRI bertema maskot Asian Games 2018 tersebut terdiri dari lima warna dan tiga seri desain Asian Games Indonesia. Ketiga ikon yang meramaikan desain antara lain, Bhin-bhin (Burung Cendrawasih), Atung (Rusa Bawean), dan Ika (Badak Bercula Satu). Bank BRI bakal menerbitkan kartu non tunai BRIZZI sebanyak 12 juta unit hingga akhir tahun depan, dimana dua juta kartu diantaranya merupakan BRIZZI seri Asian Games.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari semua peserta pameran baik di area BRIIndodomtech 2017, i3Expo, dan gaming zone. Peserta dari luar negeri di area B2B juga memberikan respon positif terhadap pameran ini. Dalam 2-3 tahun belakangan ini banyak eksibitor dari luar negeri yang ingin masuk dan berinvestasi di Indonesia. Mereka mencari buyers yang kadang adanya di area B2C, sehingga untuk tahun depan sepertinya kami akan melihat porsi untuk B2B perlu diperluas atau justru B2C yang lebih ditambah lagi,” tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events.

BRIIndocometch 2017 yang digelar di area seluas di area seluas 17.000 meter persegi, diikuti oleh 250 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka selama lima hari. Untuk harga tiket masuk hari Minggu senilai Rp30.000 per orang. Harga Tanda Masuk (HTM) tersebut belum termasuk pembelian kartu BRIZZI sebagai kartu akses masuk Pameran.

Pada tahun depan, Bank BRI, Yayasan APKOMINDO Indonesia, dan Traya Events berencana menggelar BRIIndocomtech 2018 pada 31 Oktober – 4 November 2018, dengan jumlah peserta lebih banyak dan area pameran yang lebih luas.

 

Photo Caption: Salah satu peserta i3Expo sedang mempresentasikan produknya kepada pengunjung. i3Expo merupakan area pameran Business to Business yang disediakan BRIIndocomtech 2017 sebagai ajang untuk memperluas potensi bisnis antara pelaku industri TIK dan internasional

 

Release 4 Nov_4

Luangkan Akhir Pekan di BRIIndocomtech 2017

Jakarta, 4 November 2017 – BRIIndocomtech 2017, pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkemuka di tanah air yang telah memasuki usia ke-25, selalu ditunggu kehadirannya oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Pameran yang digelar di Assembly Hall dan Hall A Jakarta Convention Center dari 1-5 November 2017 ini selalu terlihat ramai hingga hari keempat pelaksanaannya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, BRIIndocomtech 2017 biasanya mengalami lonjakan jumlah pengunjung di akhir pekan.

Seakan menjadi tradisi, kebanyakan pengunjung memanfaatkan akhir pekan untuk mencari hiburan atau berbelanja. BRIIndocomtech 2017 seakan menjadi jawaban bagi pengunjung yang membutuhkan peranti-peranti teknologi terkini seperti gadget, smartphone, komputer, dan aksesoris untuk mendukung aktivitas dan gaya hidup masa kini. Apalagi setiap pengunjung yang berbelanja Rp500.000 atau kelipatannya akan memperoleh kesempatan mengisi kupon doorprize berhadiah sepeda motor dan laptop, yang akan diundi di acara penutupan BRIIndocomtech 2017, Minggu, 5 November.

“Semakin ke sini, teknologi digital semakin berkembang dan terus ada inovasinya, itulah yang membuat rasa penasaran terhadap handphone, laptop, dan sejenisnya. Kalau akhir tahun kan selalu ada promo besar-besaran, mungkin saya akan membeli laptop di BRIIndocomtech 2017 ini,” ujar Erik, salah satu pengunjung asal Jakarta Pusat, yang setiap tahun selalu datang ke pameran.

Salah satu yang menarik dari gelaran BRIIndocomtech 2017 adalah kehadiran Samsung Galaxy Note FE alias Fan Edition, yang dijual perdana di Indonesia. Samsung Galaxy Note FE sendiri merupakan gawai daur ulang dari Samsung Galaxy Note 7 yang menjadi produk gagal karena bermasalah dengan baterai beberapa waktu silam.

Diantara banyak produk teknologi informasi dan komunikasi yang dipamerkan di BRIIndocomtech 2017, booth iBox yang merupakan reseller resmi Apple cukup ramai dengan pengunjung. Produk iPhone, iPad, iMac, komputer Mac, dan aksesorisnya dijual dengan harga miring, iPhone 7 berkapasitas 128GB dan 256GB didiskon Rp3 jutaan rupiah. Diskon serupa juga berlaku untuk versi iPhone 7 Plus 128GB dan 256GB, sementara iPhone 6 32GB juga sudah turun harga hingga Rp4.599.000. Selain iPhone, pecinta produk Apple juga bisa menebus iPad, iPad mini 4, iPad Pro, MacBook Air, iMac, MacBook Pro, dan MacBook 12 inci dengan potongan Rp500 ribu hingga jutaan rupiah.

Potongan harga juga banyak bertebaran di booth-booth peserta BRIIndocomtech 2017 pada akhir pekan ini. Booth Lenovo yang bertema “Different is Better” mengajak pengunjung untuk membuat doodle art dengan menggunakan produk Yoga dan mengikuti kontes game melawan brand ambassador Lenovo, EVOS. Yang cukup menarik lelang online “Different Auction Better” via Twitter, untuk memperebutkan IdeaPad 720s mulai harga Rp2,7 juta dan IdeaCenter Y900 mulai dari harga Rp15 juta sepanjang pameran BRIIndocomtech 2017 berlangsung.

Untuk pemburu gadget dan perangkat komputer, booth Acer di Hall A JCC juga mempersembahkan promo #1001ShockingDeals. Promo ini berupa cashback hingga 4 juta rupiah untuk pembeli produk Acer pilihan dengan kartu kredit BRI. Selain adanya Program Trade In atau menukar produk Acer lawas dengan notebook terbaru Acer Switch One, Aspire E5-473G (Intel Core i7), Aspire E5-553G, dan Aspire S 13 (Intel Core i5).

Booth-booth peserta lainnya seperti Blue Air, Body Pack, Canon, Vivan, Megafon, Polo Classic, Samsung, Tiket.com, V2, dan V-Gen juga memberikan diskon dan promo menarik untuk para pemburu gadget terbaru. Dari 300 peserta yang menggelar produknya, booth milik PT Erafone Artha Retailindo (Erafone) terlihat mencolok dengan adanya lelang ponsel yang dimulai dari harga Rp99.000, clearance sale produk dengan diskon sampai 70%, dan cashback hingga Rp9 juta.

“Customer banyak yang antri untuk berburu clearance sale ponsel bekas yang kondisisnya masih cukup baik dari semua brand. Selain itu, kami juga menjual produk-produk baru, kebanyakan pengunjung mencari Samsung Galaxy Note 8 yang cashback-nya cukup besar,” kata Sopyan, RO Exhibition Erafone.

Selain eksibisi produk gawai, ponsel pintar, Virtual Reality, dan peranti-pakai (wearable device) dari merek-merek terkenal, BRIIndocomtech 2017 juga menghadirkan I3expo Idea Talks yang merupakan seminar dan workshop teknologi yang ditujukan bagi para pelaku startup dan perusahaan, dengan tema-tema menarik di hari keempat diantaranya Sukses Bisnis Online, Perkembangan Dunia Fintech di Indonesia, Introducing Mata Uang Digital, Trading Digital Asset, Mining Cryptocurrency, dan Penetrasi Teknologi Blockchain for Smart City.

Sejumlah Produk Smart di Area Pameran

Tema “Digital Smart Living” yang diusung BRIIndocomtech 2017 tampak pada beberapa booth peserta yang menampilkan produk-produk cerdas. Booth TP-Link Indonesia yang hadir di Main Lobby stand M10 juga memberikan edukasi dan simulasi mengenai smart home bernuansa living room. dengan produk-produk Cloud Camera, Smart Plug, dan Smart Bulbs, lampu pintar yang dapat dikontrol melalui aplikasi dari smartphone.

Masih berkaitan dengan smart home, booth KunciPintuDigital.com membawa sistem pengunci pintu digital dengan PIN atau RFID yang memberikan keamanan bagi rumah atau kantor. Sistem ini juga memberikan diskon 10% untuk pembelian  15 jenis kunci digital bermerek Locta, Epic, dan H-Gang, dengan kisaran harga Rp1,8 juta hingga Rp9,2 jutaan.

“Sekarang ini sudah jadi lifestyle, manusia tidak bisa lepas dari teknologi mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi di malam hari, semuanya menggunakan teknologi digital. Itulah kenapa Digital Smart Living yang diangkat menjadi tema BRIIndocomtech 2017 menjadi tren yang marak dan mewarnai kehidupan masyarakat saat ini,” tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events.

Teknologi cerdas lainnya yang muncul pada BRIIndocomtech 2017 adalah SMART Kapp, papan tulis digital yang mana coretan di permukaannya bisa dibagikan ke pengguna ponsel, tablet, maupun laptop, hingga mencapai 250 perangkat. Perangkat yang dipasarkan oleh PT EP-TEC Solutions Indonesia ini terdiri dari dua varian, yakni bentang 42 inci yang dibanderol Rp12 juta dan 84 inci senilai Rp18 juta.

Selama pameran berlangsung, penyelenggara menyediakan akses transportasi taksi Blue Bird yang mempermudah pengunjung untuk menjangkau area pameran BRIIndocomtech 2017. Sementara untuk pengunjung dan peserta pameran dari luar Jakarta tersedia hotel Sultan dan Century Park, yang lokasinya cukup berdekatan dengan Jakarta Convention Center.

BRIIndocometch 2017 yang digelar di area seluas di area seluas 17.000 meter persegi, diikuti oleh 250 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka selama lima hari dengan harga tiket masuk hanya Rp20.000 per orang untuk hari Rabu – Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp30.000 per orang. Harga Tanda Masuk (HTM) tersebut belum termasuk pembelian kartu Brizzi sebagai kartu akses masuk Pameran.

 

Booth TP Link di gelaran BRIIndocomtech 2017 yang menyediakan simulasi Smart Home dengan berbagai produk seperti Smart Wi-Fi LED Bulb with Tunable White Light, HD Pan/Tilt Wi-Fi Camera, Bluetooth Music Receiver dan produk-produk lainnya

 

Booth TP Link di gelaran BRIIndocomtech 2017 yang menyediakan simulasi Smart Home dengan berbagai produk seperti Smart Wi-Fi LED Bulb with Tunable White Light, HD Pan/Tilt Wi-Fi Camera, Bluetooth Music Receiver dan produk-produk lainnya

 

Seminar dengan tema “Sukses Bisnis Online” oleh Michael Sugiharto dan Budiman Tjahyadikarta yang diselenggarakan di ruang Assembly 3 Jakarta Convention Center menjadi salah satu program edukasi dalam pameran BRIIndocomtech 2017

 

Release 3 Nov_3

Hiburan Modern dan Unik Manjakan Pengunjung BRIIndocomtech 2017

Aneka peranti dan solusi smart home entertainment masa depan untuk smart family

 

Jakarta, 3 November 2017 BRIIndocomtech 2017 yang digelar di Assembly Hall dan Hall A Jakarta Convention Center (JCC) mulai 1-5 November 2017, semakin terlihat ramai oleh pengunjung pada hari ketiga. Sebagai pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkemuka di tanah air, BRIIndocomtech 2017 tak melulu digunakan oleh para peserta pameran sebagai ajang untuk menjual produk-produk terbarunya. Sejumlah peserta justru menggunakan BRIIndocomtech 2017 sebagai sarana untuk melakukan edukasi dan memberikan pengalaman bagi para pengunjung untuk mencicipi peranti dan permainan digital masa depan.

Di sisi Connecting Hall A-B JCC misalnya, peserta OmniVR menyediakan area VR Theme Park, yang merupakan arena untuk mencicipi teknologi virtual reality. VR Theme Park ini memberikan pengalaman bagi pengunjung untuk dapat merasakan permainan di dunia virtual dengan beragam pilihan mulai dari: VR Walker, dimana pemain dapat menjelajahi dunia virtual dengan berjalan dan menghadapi monster-monster dalam mencari jalan keluar; VR Plank, untuk menguji keberanian melangkah di ketinggian dengan berjalan di plank yang sesungguhnya; VR Cinema, dimana pengunjung dapat merasakan sensasi menonton film horor sampai komedi dengan sudut pandang sampai dengan 360 derajat; dan Mixed Reality, yang membawa para pemain untuk masuk ke dunia virtual, seakan berada dalam dunia game.

“Di tahun pertama OmniVR bergabung di BRIIndocomtech 2017 ini, antusiasme pengunjung cukup besar,  di hari pertama tercatat 120 orang dan hari kedua mencapai 300 orang. Adapun game-game VR seperti permainan perang, petualangan di alam liar dan berjalan di tempat ketinggian. Masyarakat cukup penasaran dengan permainan VR karena terbilang baru,” Jovy, selaku operator OmniVR.

Pengunjung juga bisa mengikuti turnamen Mobile Legends yang berhadiah total Rp50 juta, yang diadakan di Kasuari Lounge Lower Lobby JCC. Kompetisi yang diadakan oleh Revival Esports Festival ini dikhususkan kepada seluruh gamers atau pencinta game Mobile Legends. Festival ini dapat diikuti oleh seluruh pengunjung BRIIndocomtech 2017, dengan melakukan registrasi via Tokopedia. Penyelenggaraan Revival Esport Festival ini dibagi menjadi 2 sesi: sesi exhibition pada tanggal 1-2 November 2017 dan sesi turnamen yang dimulai pada tanggal 3-5 November 2017. Turnamen ini diikuti lebih dari 210 peserta dalam 42 tim (per tim 5 orang). Pada babak final akan bertanding 8 tim yang akan bertanding di hari penutupan BRIIndocomtech 2017, Minggu 5 November mendatang.

Selain itu, pemenang turnamen juga akan mendapatkan kesempatan untuk bertanding di Mobile Legends Bang Bang – Garuda Indonesian Series yang merupakan Liga Profesional Mobile Legends pertama di dunia, yang didukung resmi oleh Moonton. Acara Revival Esport Festival juga akan dimeriahkan dengan music performance, cosplays, dan theater, selain gamers gathering dan selebrasi, serta acara seminar dan edukasi.

Seorang pengunjung mencoba Plank VR di booth VR Theme Park

 

 

Seorang pengunjung mencoba teknologi virtual reality di booth VR Theme Park dengan sepeda

 

BRI menyediakan aneka program sponsorship di gelaran BRIIndocomtech 2017. BRI telah mendukung pameran teknologi terbesar di Indonesia selama 6 tahun berturut-turut

 

Berbagi Ilmu dan Pengetahuan

Arena Indonesia International ICT Expo (i3Expo) di BRIIndocomtech 2017 terus menarik perhatian pengunjung yang berusaha terus update dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tema-tema seminar mencakup “Survive di Era Informasi dan Digital” yang diadakan oleh CodePolitan, dilanjutkan dengan “Enterprise Hybrid Security without Boundaries & Office 365” yang dipresentasikan oleh Solusi Optima dan “How Company Survive in the Digital Disruption Era” oleh Grup Purwadhika. Sementara workshop yang dihelat oleh Magga Panna mengulas tentang pemrograman Android untuk pemula.

“Di era digital banyak terjadi perubahan terjadi dalam gaya hidup masyarakat, yang terlihat lebih ekspresif dalam berkomentar dan membagikan foto atau video di sosial media, dalam mendapatkan pengetahuan atau informasi serta tren yang sedang terjadi hanya melalui status teman, atau dalam berbelanja yang bergeser ke online. Perubahan ini karena orientasi pada kemudahan dengan memanfaatkan teknologi, smartphone, dan internet,” papar Kresna Galuh D. Herlangga, CEO & Founder CodePolitan, yang memberikan paparannya di acara i3Expo.

Pada hari ketiga pameran BRIIndocomtech 2017, Jumat (4/11), i3Expo akan kembali menggelar seminar yang mengusung tema “Sukses Bisnis Online” dan “Simple, Secure & Affordable with Microserver Gen10” serta workshop “Develop Simple Website in 5 hours.”

 

Ragam Promo Akhir Pekan

Di ajang pameran BRIIndocomtech 2017, sejumlah booth  peserta menggelar program diskon besar-besaran untuk pembelian gadget baru. Booth Urban Republic, Poin 2000, Telesindo, JD.id, iBOX, ASUS, Blibli, HP,  Lenovo, yang menempati Prefunction dan Hall A JCC, menggelar program trade-in, lelang poduk, hingga pemberian diskon dan cashback besar-besaran hingga 20 persen untuk menarik pengunjung.  Bahkan booth Erafone bernai menggelar program penjualan gadget ex-display dan ex-service yang harganya 70% lebih murah dari harga normal.

Selama pameran berlangsung, BRI sebagai sponsor utama BRIIndocomtech 2017 memberikan cash back sampai dengan Rp 1 juta dan lucky dip untuk transaksi dengan Kartu Kredit BRI, serta pembukaan aplikasi Kartu Kredit BRI One-Day Approval berhadiah gadget menarik. BRI juga memberikan kesempatan pengunjung untuk mengikuti lelang gadget spektakuler hanya dengan melakukan transaksi minimal Rp 10.000 dan kemudahan dalam bertransaksi dengan menggunakan uang elektronik BRIZZI.

“Kami menargetkan 20-30 ribu user BRIZZI baru dengan denominasi Rp100.000 selama 5 hari pameran BRIIndocomtech 2017, tapi harapannya ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat  yang datang untuk mengenal e-money kita (BRIZZI)  sekaligus mendukung pemerintah dalam menciptakan cashless society,” ujar Handayani, Consumer Director Bank BRI, yang akan meluncurkan BRIZZI terbaru seri ASEAN Games 2018 di hari ketiga pameran BRIIndocomtech 2017.

Bank BRI juga memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk melakukan transaksi tunai dengan adanya Galeri ATM BRI di luar area pameran BRIIndocomtech 2017. Fasilitas lain yang bisa diperoleh pengunjung selama berada di area pameran antara lain Business Matching Room, Food Truck, International Exhibitor Lounge, dan Nursery Room.

BRIIndocometch 2017 yang digelar di area seluas di area seluas 17.000 meter persegi, diikuti oleh 250 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka selama lima hari dengan harga tiket masuk hanya Rp20.000 per orang untuk hari Rabu – Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp30.000 per orang. Harga Tanda Masuk (HTM) tersebut belum termasuk pembelian kartu Brizzi sebagai kartu akses masuk Pameran.

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai BRIIndocomtech 2017, silakan Anda buka laman http://www.indocomtech.net

 

Opcer_4_01Nov

Dibuka Hari Ini, BRIIndocomtech 2017 Usung Tema “Digital Smart Living”

Representasikan gaya hidup cerdas sesuai dengan tuntutan hidup di era teknologi digital

 

Jakarta, 1 November 2017 BRIIndocomtech 2017, pameran teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi benchmark bagi perkembangan teknologi di Indonesia, hari ini resmi dibuka oleh DR. IR. Ismail MT  Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika yang mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan didampingi oleh Ketua Umum Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo, Ketua APKOMINDO Rudi D. Muliadi, Direktur Konsumer Bank BRI Handayani beserta Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Mohammad Irfan, Direktur Kepatuhan BRI, Susy Liestyowaty, Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI, Indra Utoyo, serta Direktur BRI yang lain, dan Presiden Direktur Traya Events, Bambang Setiawan. Pameran yang digawangi oleh Yayasan APKOMINDO Indonesia bekerjasama dengan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) dan disponsori oleh BRI ini akan berlangsung selama lima hari dari tanggal 1 November – 5 November 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

 

Mengangkat tema “Digital Smart Living” yang mencerminkan pola gaya hidup masa kini dari masyarakat khususnya perkotaan yang tidak bisa dilepaskan dari peranti gadget dan teknologi digital dalam aspek-aspek penting kehidupannya, BRIIndocomtech 2017 berusaha untuk memberikan update dari perkembangan teknologi, gawai, solusi, dan internet of things dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam melakukan bisnis.

 

Dalam pelaksanaannya tahun ini, Indocomtech kembali didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. untuk tahun keenam berturut-turut. Hal ini menandakan bahwa Indocomtech telah menjadi bagian dari sebuah komitmen Bank BRI sebagai bank terbesar di Indonesia, terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. “BRI sangat bangga bisa menjadi partner utama dari BRIIndocomtech 2017 dan harapannya bisa mendukung Marketing 4.0 yang mempertemukan digital provider, player dan juga dari online menjadi offline. Dan di pameran kali ini juga ada perusahaan-perusahaan fintech (financial technology) yang mengkolaborasikan bentuk-bentuk baru atau cara bertransaksi baru, yang mirip dengan perbankan,” ungkap Handayani.

 

Di sisi lain, pemerintah juga terus menggeber pembangunan termasuk dalam bidang Industri Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Indonesia agar semakin memiliki peran besar terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Nasional. Berdasarkan laporan The Global Competitiveness Index 2017-2018 yang dirilis oleh World Economic Forum, Indonesia berada di peringkat 36 dari 137 negara. Peringkat tersebut naik dari posisi tahun lalu 41 dari 138 negara. Dalam bidang IT, peringkat Indonesia juga mengalami peningkatkan dibanding pada 2016-2017, naik dari 91 menjadi 80.

 

Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang diwakili oleh Dr. Ir. Ismail MT, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, menyatakan industri telah banyak terpengaruh dari perkembangan Teknologi Informasi. Pemerintah melihat destructive technology sudah ada di depan mata dan mempengaruhi hampir semua sektor kehidupan. Destructive technology tersebut bisa menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku bisnis di Indonesia. Ada tiga perubahan yang menjadi kunci yaitu kompetensi, enterpreneurship, dan partisipasi masyarakat.

 

BRIIndocomtech 2017 memiliki kontribusi penting untuk mengajak para pelaku industri dan pemangku kepentingan untuk meilihat perubahan dunia, perkembangan aplikasi, software, hardware, sehingga generasi muda Indonesia nantinya bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Kita saat ini berada di era baru untuk mempertahankan kedaulatan digital Indonesia,” tutur Ismail lebih lanjut.

 

Menurut Ismail, Pemerintah Indonesia ingin menempatkan Indonesia sebagai Negara Digital Economy terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Selain adanya E-commerce Roadmap, pemerintah menargetkan dapat menciptakan 1.000 technopreneurs baru pada tahun 2020 dengan valuasi bisnis USD130 miliar. Untuk itulah, pameran seperti BRIIndocomtech 2017 bisa menjadi pemicu untuk menciptakan startup atau peluang-peluang bisnis baru di bidang IT, baik sebagai produsen peranti digital, pencipta aplikasi dan solusi, atau penyedia e-commerce.

 

“Di tengah bisnis yang kini hampir semuanya menjadi online, sistem yang mengarah machine-to-machine (M2M) dan digital, ternyata masih diperlukan human touch. Itulah kenapa pameran  BRIIndocomtech 2017 selalu disambut dan sangat dibutuhkan. Pameran BRIIndocomtech dapat menjadi kesempatan untuk terjadinya human touch atau interaksi antara penjual dan pembeli. Itulah sebabnya di pameran ini kita menghadirkan pemain-pemain online yang turut mendukung pameran ini dengan kehadiran secara offline,” kata Ketua Umum Yayasan APKOMINDO Indonesia (YAI) Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo.

 

Yayasan APKOMINDO Indonesia berharap agar BRIIndocomtech 2017 dapat terus menjadi jendela perkembangan industri TIK Nasional yang memberikan gambaran langsung kepada masyarakat Indonesia maupun dunia internasional tentang posisi dan kemampuan industri TIK Indonesia pada saat ini. Menurut Hidayat, pameran ini ibarat sebuah etalase yang merangkum perkembangan teknologi di Indonesia, memberikan edukasi mengenai teknologi melalui workshop yang ada di dalamnya, sekaligus untuk memberikan peluang bagi startup-startup bisnis teknologi di Indonesia agar bisa menggaet calon investor, serta menjadi wadah bagi para investor dan pelaku industri internasional untuk berinvestasi di Indonesia.

 

Sambutan oleh Ketua Umum Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo

 

Sambutan dan Peresmian Pembukaan Pameran BRI Indocomtech & I3EXPO 2017, DR. IR. Ismail MT Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika yang mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

 

Sambutan Oleh Direktur Konsumer BRI, Ibu Handayani

 

Area Khusus untuk Menjaring Pebisnis dan Investasi di Bidang Industri TIK Indonesia

 

Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, BRIINDOCOMTECH 2017 akan diisi dengan adanya Indonesia International ICT (I3) Expo di Assembly Hall, yang merupakan fasilitas bagi para pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia untuk bisa berbisnis dengan para pemain industri dari luar negeri. Program business matching ini juga akan diselenggarakan selama pameran berlangsung untuk membangun jaringan bisnis antara pengusaha lokal dan para pengusaha internasional tersebut. I3Expo diharapkan bisa menjadi wadah untuk memfasilitasi para pelaku industri untuk menjalin hubungan dan kolaborasi bisnis yang potensial antara  pengusaha di bidang teknologi IT dan digital.

 

BRIIndocomtech 2017 didukung oleh total 250 peserta, dan dihadiri juga peserta dari luar negeri. Peserta yang berasal dari China, Taiwan dan Hongkong juga akan hadir di I3Expo Assembly Hall BRIIndocomtech 2017. Harapannya, para pemain teknologi luar negeri tersebut tertarik untuk membangun jaringan bisnis antara pengusaha lokal serta menciptakan kolaborasi bisnis yang berpotensi memperkuat usaha mereka dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

 

BRIIndocomtech 2017 selalu menjadi pameran yang ditunggu-tunggu oleh para produsen, peritel, komunitas, dan pecinta gadget serta para pengembang aplikasi solusi dan teknologi di Indonesia untuk melihat perkembangan terbaru di dunia TIK. Setiap tahunnya kami berusaha untuk menampilkan sesuatu yang baru, seperti adanya I3Expo pada gelaran tahun ini. Begitu pula dengan tema baru ‘Digital Smart Living’ yang menggambarkan tren yang sedang berkembang saat ini dan sebagian besar bisa dinikmati oleh para pengunjung,” tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events.

Sejumlah acara menarik untuk pengalaman dan pengetahuan yang baru bagi pengunjung, akan digelar sepanjang berlangsungnya pameran BRIIndocomtech 2017. Selain memamerkan serangkaian produk gadget, smartphone, Virtual Reality, dan peranti-pakai (wearable device) dari merek-merek terkenal, juga tersaji gambaran mengenai Smart City, konsep Smart Home, Internet of Things (IoT), Smart Health, serta sejumlah solusi inovatif berbasis aplikasi dan teknologi internet.

 

Sementara itu, Bank BRI, sebagai sponsor utama BRIIndocomtech 2017, akan mempersembahkan program-program sponsorship untuk para pengunjung. Pengunjung juga dapat merasakan pengalaman berbelanja yang berbeda, diantaranya melalui Flash Sale dengan E-pay BRI, Virtual Reality Game serta Lelang Gadget. Selain itu, bagi pengunjung yang mengajukan kartu kredit BRI bisa mendapatkan kesempatan untuk Lucky Wheel dan memenangkan hadiah handphone. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan promo redeem BRI Point Kartu Kredit BRI.

 

Para pengunjung juga dapat merasakan e-Banking BRI Experience yang memberikan kemudahan untuk melakukan transaksi di area pameran dengan menggunakan uang elektronik BRIZZI dapat digunakan sebagai alat belanja non tunai di berbagai merchant yang telah bekerja sama dengan Bank BRI dan dapat diisi ulang di seluruh jaringan e-channel Bank BRI.  “Momen eksibisi ini juga menunjukkan bahwa BRI sudah memasuki satu era dimana kita mendigitalisasikan semua transaksi perbankan untuk dapat mengikuti era transformasi ini dari good menuju great. Tentunya ini menjadi platform bagi BRI untuk memanfaatkan BRIIndocomtech 2017 dalam memperkenalkan berbagai produk perbankan berbasis digital,” papar Handayani.

 

BRIIndocometch 2017 juga akan menjadi momen berharga bagi para pengunjung untuk dapat merasakan transformasi BRI menjadi bank yang andal di bidang teknologi dan satu-satunya bank di Indonesia yang memiliki satelit sendiri untuk mendukung semua teknologi finansial yang ada,” tambahnya.

BRIIndocometch 2017 yang digelar di area seluas di area seluas 17.000 meter persegi, akan diikuti oleh 300 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka selama lima hari dengan harga tiket masuk hanya Rp20.000 per orang untuk hari Rabu – Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp30.000 per orang. Dan harga tersebut belum termasuk pembelian kartu Brizzi sebagai kartu akses masuk Pameran.

 

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai BRI INDOCOMTECH 2017, silakan Anda buka laman http://www.indocomtech.net

Sadur Release Pre_Article_13Okt.

BRI Indocomtech 2017 Kembali Hadir

Mengusung tema baru untuk mendukung gaya hidup cerdas sesuai dengan tuntutan hidup di era teknologi digital

 

Jakarta, 12 Oktober 2017 BRI INDOCOMTECH 2017, ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi benchmark bagi perkembangan teknologi di Indonesia, akan kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 1 – 5 November 2017. Pameran yang digawangi oleh Yayasan APKOMINDO bekerjasama dengan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) ini melanjutkan tema tahun lalu “Gadget is Everywhere” menjadi “Digital Smart Living” sesuai dengan tren dan gaya hidup masyarakat moderen yang semakin cerdas dengan memanfaatkan peranti dan teknologi digital.

Didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. untuk tahun keenam berturut-turut, Bank BRI kembali mempersembahkan Indocomtech dengan tajuk BRIINDOCOMTECH 2017. Penggunaan nama ini  menjadi sebuah penegasan komitmen dari Bank BRI sebagai bank terbesar di Indonesia, terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. BRIINDOCOMTECH 2017 diharapkan terus menjadi benchmark sebagai pameran yang memiliki nilai historis tinggi terhadap perkembangan industri teknologi informasi dan komunikasi di tanah air.

Tema “Digital Smart Living” yang diusung pada pameran BRIINDOCOMTECH 2017 mendatang merepresentasikan sebuah pola gaya hidup masyarakat terutama di perkotaan yang membutuhkan peranti teknologi mobile dengan akses internet tanpa batas, yang  dapat mengelola aktivitas pekerjaan, kesehatan, keuangan, keamanan, dan hiburan, hanya dari genggaman tangan. Melalui tema ini, BRIINDOCOMTECH 2017 terus berusaha mengedukasi masyarakat tentang besarnya potensi dan manfaat penggunaan teknologi digital secara cerdas demi efisiensi dan efektivitas hidup di abad 21.

BRIINDOCOMTECH 2017 akan menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para produsen, peritel, komunitas, dan pecinta gadget serta para pengembang aplikasi solusi dan teknologi di Indonesia untuk melihat perkembangan terbaru di dunia TIK. Tema ‘Digital Smart Living’ yang melekat pada pameran akan menggambarkan tren yang sedang berkembang saat ini dan sebagian besar bisa dinikmati oleh para pengunjung,” tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events.

Sejumlah acara menarik untuk pengalaman dan pengetahuan yang baru bagi pengunjung, antara lain VR Theme Park, I3expo Idea Talks dan Revival E-Sport Competition akan digelar sepanjang berlangsungnya pameran BRIINDOCOMTECH 2017. Selain memamerkan serangkaian produk gadget, smartphone, Virtual Reality, dan peranti-pakai (wearable device) dari merek-merek terkenal, berbasis aplikasi dan teknologi internet.

BRIINDOCOMTECH 2017 juga akan memberikan nuansa yang berbeda dengan adanya area khusus B2B dengan nama I3Expo di Assembly Hall, yang merupakan area bagi para pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia untuk bisa menjalin atau memperkuat jaringan bisnis dengan para pemain industri dari luar negeri. Program business matching ini juga akan diselenggarakan untuk menggali dan memperluas kesempatan bisnis antara pengusaha lokal dan para pengusaha internasional tersebut untuk bisa bermitra. Selain Eksibisi, I3Expo juga menghadirkan topik seminar dan workshop teknologi yang ditujukan bagi para startup dan perusahaan. Dengan menghadirkan lebih dari 15 topik diantaranya mengenai cloud datacenter, ERP, network security, fintech dan digital marketing, I3Expo diharapkan bisa menjadi wadah untuk memfasilitasi para pelaku industri untuk menjalin hubungan dan kolaborasi bisnis yang potensial antara  pengusaha di bidang teknologi IT dan digital.

BRIINDOCOMTECH 2017 yang digelar di area seluas di area seluas 17.000 meter persegi, akan diikuti kurang lebih 300 eksibitor dari dalam dan luar negeri di bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka selama lima hari dengan harga tiket masuk hanya Rp20.000 per orang untuk hari Rabu – Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp 30.000 per orang.

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai BRI INDOCOMTECH 2017, silakan Anda buka laman http://www.indocomtech.net

 

———————

 

Tentang Traya Events

PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) berdiri pada tahun 2015 adalah bagian dari PT  Amara Pameran Internasional, yang memiliki 5 anak perusahaan penyelenggara pameran dengan fokus masing masing pada industri spesifik yang berbeda. Sebagai salah satu penyelenggara pameran terkemuka di Indonesia PT Amara Pameran Internasional mengadakan event-event besar melalui setiap anak perusahaannya. Melalui event-event dan publikasi efektif, grup PT Amara Pameran Internasional melayani ratusan peserta pameran, pengunjung, media, dan pembeli berkualitas melalui platform bisnis tatap muka yang efektif.

 

indocomtech-2017

BRI Indocomtech 2016 Ditutup dengan Keberhasilan

Business Matching BRI INDOCOMTECH berhasil pertemukan lebih dari 100 produsen dari Taiwan, Hongkong dan China dengan lebih dari 70 buyers dari Indonesia.

 

Jakarta, 7 November 2016 – BRI INDOCOMTECH 2016, gelaran pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang digelar di Jakarta Convention Center dengan tema “Gadget is Everywhere” telah ditutup Minggu (6/11) malam. Selama lima hari pelaksanaannya dari tanggal 2-6 November 2016, BRI Indocomtech berhasil menarik 192.126 pengunjung sedang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 yang berlangsung bersamaan dikunjungi 90.186 orang, sehingga kedua Pameran yang diselenggarakan API Events ini telah dikunjungi 282,312 pengunjung yang sangat antusias. BRI Indocomtech  2016 sendiri mencatatkan transaksi sejumlah Rp. Rp. 600,898,335,400,-.

Pengunjung rela mengantri demi mendapatkan harga spesial di booth-booth BRI INDOCOMTECH 2016.

Pengunjung rela mengantri demi mendapatkan harga spesial di booth-booth BRI INDOCOMTECH 2016.

 

Keberhasilan BRI Indocomtech 2016 ini tidak hanya dinilai dari nilai transaksi saja. Selain meningkatkan bisnis bagi para peserta, BRI INDOCOMTECH juga berhasil mempertemukan lebih dari 100 produsen dari Taiwan, Hongkong dan China dengan lebih dari 70 buyers dari Indonesia dalam program business matching yang berlangsung Kamis, (3/11) lalu.

Chris Irwan Japari, Dewan Pembina Yayasan APKOMINDO, mengungkapkan harapan dari Yayasan APKOMINDO agar Program business matching BRI Indocomtech 2016 dapat menjadi wadah networking baru bagi para pemain industri  “Program business matching diselenggarakan untuk membangun jaringan bisnis antara pengusaha lokal dan para pengusaha internasional, kami harap akan memfasilitasi para pelaku industri untuk menjalin hubungan serta menciptakan kolaborasi bisnis yang berpotensi memperkuat usaha mereka dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat,” ujarnya.

Pada hari penutupan, para peserta BRI INDOCOMTECH 2016 semakin membanjiri pengunjung dengan promo-promo yang menggiurkan. Point2000 menggelar penjualan handphone seharga Rp 75 ribu, Samsung menggelar program “Happy Hour” selama 30 menit dari pukul 17.00-17.30, Lenovo menarik pengunjung dengan “Kejutan Extra Lenovo” yang menawarkan berbagai produk unggulan dari lini produk smartphone Lenovo, tak ketinggalan produk-produk aksesoris yang digelar dengan diskon yang luar biasa.

BRI juga berhasil mengajak para pengunjung untuk memulai cashless society selama gelaran BRI INDOCOMTECH 2016 digelar. Bazaar makanan yang digelar di area outdoor mampu menarik pengunjung dan mendapatkan jumlah transaksi yang tidak kalah spektakuler dengan menggunakan kartu BRIZZI. BRI INDOCOMTECH 2016 ditutup dengan pengundian DoorPrizes yang berupa Runwheels, Jam tangan, Smartphones dan VR Headsets.

Pengundian doorprize BRI INDOCOMTECH 2016

Pengundian doorprize BRI INDOCOMTECH 2016

 

Bambang Setiawan, Project Director Amara Pameran Internasional selaku penyelenggara BRI INDOCOMTECH 2016 menyatakan bahwa pencapaian BRI Indocomtech 2016 adalah berkat dukungan banyak pihak. “Keberhasilan BRI INDOCOMTECH 2016 dari segala aspek merupakan pencapaian yang luar biasa dan tidak lepas dari dukungan semua pihak, termasuk dukungan penuh dari rekan-rekan media yang senantiasa memberikan pemberitaan yang positif bagi BRI INDOCOMTECH 2016. Sampai jumpa di INDOCOMTECH 2017,” tutupnya.

 

 

LIST PEMENANG DOORPRIZE

Kupon Undian

Hadiah

Nama

Jam Tangan Daniel Wellington Classic Trinity Budi Ariyanto
Runwheel Bicycle-2015 Nufilyanita
Runwheel Bicycle-2015 Karyadi
Coolpad Shine Foe Elita
Meizu M3 Note Bernard Rasselo
VR A2Z Djoko Pranoto Iskandar

Tiket Masuk

Hadiah

Nama

Jam Tangan Daniel Wellington Classic Trinity Faturahman Dwi P.
Runwheel Bicycle- 2015 Bayuaji
Runwheel Bicycle- 2015 Aldila Pradhana
Coolpad Shine Nurmaleha
Meizu M3 Note Tjut Damayanti

BRI Indocomtech 2016 Dukung Potensi Industri Kreatif di Indonesia

Jakarta, 6 November 2016 – BRI INDOCOMTECH 2016 berakhir hari ini, booth-booth peserta masih menawarkan promo-promo dan hadiah yang spektakuler yang hanya dapat dijumpai di BRI INDOCOMTECH 2016. Dalam pelaksanaannya yang ke-24 ini, BRI INDOCOMTECH berhasil menjawab kebutuhan mereka mengenai tren terbaru dan perkembangan industri TIK di Indonesia.

BRI Indocomtech 2016 ini tidak hanya mengusung produk-produk hardware dan software, namun juga perusahaan rintisan (start up). Salah satu start up yang berpartisipasi pada BRI Indocomtech 2016 ini adalah Madadaw.com yang fokus untuk membantu para pelaku kreatif seperti web designer, illustrator, kreator musik, fotografer, dan sebagainya. Madadaw.com mewadahi para pelaku kreatif ini dan mempertemukannya dengan para pemilik project di Jepang.

“Karya kreatif anak bangsa itu sangat potensial, untuk itulah kami berusaha mengangkat karya-karya mereka supaya lebih mendapatkan apresiasi dari dunia internasional. Untuk itu, kami menjadi perantara bagi para pemilik project dari Jepang yang sedang mencari karya-karya kreatif dari Indonesia dengan pelaku-pelaku kreatif muda disini. Ini merupakan kali pertama buat kami bergabung di Indocomtech dan melalui ajang ini kami senang sekali dapat memperkenalkan diri kami kepada para pengunjung BRI Indocomtech 2016,” ungkap Aswandi dari Aun Wahana Jaya yang mewadahi Madadaw.com di Indonesia. Aswandi berharap kedepannya Indocomtech akan memberikan area khusus untuk para perusahaan rintisan sehingga edukasi kepada pengunjung akan lebih optimal.

“Indonesia sangat potensial untuk mencapai target Indonesia menjadi komunitas digital pada tahun 2020. Tentu saja banyak hal yang harus dipersiapkan untuk mencapai target tersebut, termasuk sumber daya manusia agar lebih melek teknologi dan dapat bersaing di dunia global. Indocomtech, hingga 24 kali pelaksanaannya, tidak pernah absen untuk memberikan update terkini dan menjadi benchmark akan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bagi pengunjung,” ungkap Chris Irwan Japari, Dewan Pembina Yayasan APKOMINDO.

Pada hari terakhir pelaksanaannya, BRI Indocomtech 2016 ini tetap menghadirkan keriaan bagi pengunjung. Berbagai promo masih digelar hingga pameran ditutup pukul 21.00 WIB nanti. Berbagai program clearance sale dan trade in digelar, antara lain oleh Point 2000 yang memberikan ekstra diskon hingga Rp 1 juta serta diskon special untuk produk-produk aksesoris. Program trade-in juga ditawarkan oleh Apple store iBox yang juga menawarkan cashback hingga Rp 2 juta.

Peran serta pelaku industri lokal juga sudah sangat tampak pada BRI INDOCOMTECH 2016 kali ini. Berbagai pelaku industri kreatif, antara lain penyedia jasa cetak 3 dimensi juga hadir untuk mengedukasi pengunjung mengenai cetak 3D, kegunaan serta cara mengoperasikan mesinnya.

“Yayasan APKOMINDO Indonesia selalu berkomitmen untuk menjadikan Indocomtech sebagai pameran yang tidak hanya sebagai ajang untuk meningkatkan bisnis peserta namun juga menjadi wadah yang edukatif untuk para pengunjung tentang teknologi informasi dan komunikasi di dunia, baik dalam bentuk workshop maupun produk-produk terbaru yang akan dihadirkan di BRI Indocomtech 2016,” tambah Chris.

“Tentunya kita sadar bahwa di era digital ini kita harus paham untuk menggunakan teknologi digital karena teknologi secara umum dapat membawa kita pada lompatan yang jauh ke depan untuk bisnis kita masing-masing. Untuk itu, saya berharap penyedia teknologi, pengguna teknologi dan regulator dapat membawa teknologi menjadi cara yang membawa kita semua ke depan. Harapan saya kita tidak menjadi pasar bagi negara lain tapi menjadikan pasar bagi negara sendiri,” ungkap Asmawi Syam, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Tbk.

BRI INDOCOMTECH 2016 juga telah berhasil memperoleh tiga peserta lelang dan mendapatkan pemenang lelang untuk hari Sabtu, 5 November 2016. Para pemenang tersebut adalah Ria Lustianty pemenang Samsung Galaxy Edge 7, Muhammad Haris pemenang Kamera Fuji Film XA-2 dn Zaenal Fachri pemenang iPhone 6S.

BRI INDOCOMTECH 2016 akan ditutup dengan pengundian Grand Prize yang berupa 1 unit mobil VW, 3 unit motor Yamaha N-Max, 5 Unit Samsung S7 Edge, 20 voucher belanja senilai masing-masing Rp 500.000 pada pukul 20.00 WIB.

BRI INDOCOMTECH 2016 menjawab kebutuhan mereka mengenai tren terbaru dan perkembangan industri TIK di Indonesia.

BRI INDOCOMTECH 2016 menjawab kebutuhan mereka mengenai tren terbaru dan perkembangan industri TIK di Indonesia.

 

BRI Indocomtech 2016 Semakin Semarak

Antusiasme pengunjung yang memenuhi booth-booth peserta

Jakarta, 5 November 2016 – BRI INDOCOMTECH 2016 berlangsung kian semarak. Pengunjung semakin membanjiri area pameran TIK terbesar di Indonesia ini, bahkan kemarin ketika demonstrasi yang juga berlangsung di Jakarta. Aura akhir pekan semakin terasa ketika menjelang Jumat sore (4/11), pengunjung semakin memenuhi booth-booth peserta. Hingga Jumat 4/11 tercatat 81.147 orang telah menggunjungi Pameran BRI Indocomtech 2016.

Area online games pun tidak kalah ramai. Dari pameran dibuka hingga menjelang malam, tampak peserta mengular untuk mencoba games-games baru yang disediakan oleh Ragnarok Online Games. Pada siang hari, Ragnarok Online mengumumkan bahwa games MMORPG, games legendaris yang telah dipublikasikan secara resmi oleh LYTO, akan dilanjutkan oleh publisher baru, Gravindo.

Gravindo merupakan sebuah publisher baru hasil kerjasama antara Gravity, Inc. Korea, perusahaan pengembang games Ragnarok asal Korea dengan LYTO, games publisher di Indonesia. Gravindo akan fokus untuk mengembangkan merek Ragnarok Online di Indonesia. Selain dari Ragnarok versi PC, Gravindo juga akan mempublikasikan Ragnarok versi Mobile dan Web Browser.

Tema “Gadget is Everywhere” juga tercermin dari area pameran Hall B yang menyajikan berbagai produk yang mendukung kelengkapan yang mendukung gadget seperti aksesories, kabel data, power bank dan sebagainya. Area ini juga diisi oleh eksibitor dari berbagai negara yang mencari distributor di Indonesia untuk memasarkan produk-produk mereka. Selain itu, tujuan mereka mengikuti BRI Indocomtech 2016 ini adalah untuk bertemu langsung dengan calon konsumen dan mendengarkan kebutuhan konsumen di Indonesia akan gadget dan aksesoris pendukungnya.

Peserta lain juga semakin gencar menawarkan promo dan hadiah-hadiah menarik. Blibli.com salah satunya, Blibli.com menggelar berbagai program promo seperti “Happiness Bag with Lenovo”, “Buy Online Pick Up @Indocomtech” selama BRI Indocomtech berlangsung dan berhasil menarik antusiasme pengunjung selama pameran berlangsung.

“Setiap tahun, saya selalu mampir ke Indocomtech, banyak diskon menarik dan teknologi baru yang membuka wawasan saya. Kebetulan memang lagi perlu gadget baru dan beberapa aksesories komputer. Terlebih, tahun ini Indocomtech barengan sama IMOS. Banyak motor-motor baru yang diluncurkan. Bakalan betah saya seharian disini,”ujar Andry, seorang pengunjung yang menghabiskan akhir pekannya di BRI Indocomtech 2016.

Booth QLUE juga menghadirkan aktivitas bagi pengunjung. Bekerjasama dengan berbagai komunitas di Jakarta, antara lain HiLo Green Lifestyle dan SmokeFree Jakarta, QLUE mendukung kampanye mereka. Komunitas HiLo Green Lifestyle mengajak pengunjung untuk berbincang mengenai gaya hidup hijau yang sudah dilakukan di rumah masing-masing sedangkan SmokeFree Jakarta memberikan langkah-langkah pengaduan bagaimana jika seseorang melihat perokok di kawasan yang seharusnya bebas asap rokok. SmokeFree Jakarta berharap pengaduan yang dilakukan melalui aplikasi QLUE ini akan segera mendapatkan respon dari pemerintah.

BRI Indocomtech 2016 juga menghadirkan berbagai program menarik lainnya seperti program lelang BRI yang memperebutkan gadget-gadget spektakuler setiap harinya. Hari ini, peserta lelang memperebutkan 1 Kamera Fujifilm XA-2, 1 Samsung Galaxy S7 Edge dan 1 iPhone 6S. Pengunjung dapat mengikuti lelang gadget spektakuler hanya dengan melakukan transaksi minimal Rp 30.000 untuk mendapatkan 1 tiket lelang. Tidak ketinggalan, BRI juga menawarkan kesempatan terbang gratis bagi nasabahnya melalui promo redeem BRI Point Kartu Kredit BRI.

BRI INDOCOMTECH 2016 yang diikuti oleh 300 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka hingga 6 November 2016 dengan harga tiket masuk hanya Rp 15.000 per orang untuk hari Rabu – Kamis, sedangkan pada hari Jumat – Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp 20.000 per orang.

BRI INDOCOMTECH 2016 diselenggarakan bersamaan dengan Indonesia Motorcycle Show di Assembly Hall dan diikuti oleh merek-merek sepeda motor bersama dengan berbagai aksesories, apparel dan sparepart sepeda motor yang tentunya tidak kalah menarik.

Para peserta Cosplay Competition memeriahkan BRI INDOCOMTECH 2016 di akhir pekan.

Para peserta Cosplay Competition memeriahkan BRI INDOCOMTECH 2016 di akhir pekan.

8_resize

Berbagai promosi dan hadiah-hadiah menarik hadir di BRI INDOCOMTECH 2016 di Jakarta Convention Center (JCC).

Berbagai promosi dan hadiah-hadiah menarik hadir di BRI INDOCOMTECH 2016 di Jakarta Convention Center (JCC).

 

—– selesai —–

BRI Indocomtech 2016 Sukses Gelar Program Business Matching

Pertama kali diselenggarakan di Indocomtech dalam rangka dukung perkembangan industri TIK nasional

 

 

BRI Indocomtech 2016 sukses menggelar program Business Matching untuk pertama kali

BRI Indocomtech 2016 sukses menggelar program Business Matching untuk pertama kali

 

Jakarta, 4 November 2016 – Mewujudkan visi untuk menjadi Jendela Perkembangan Industri TIK Nasional yang memberikan gambaran langsung kepada masyarakat Indonesia maupun dunia internasional tentang posisi dan kemampuan industri TIK Indonesia, BRI INDOCOMTECH 2016 hari ini sukses menggelar program Business Matching.

Penggunaan internet yang semakin lama semakin tinggi di Indonesia menjadi salah satu pendorong gelombang digital. Berdasarkan data dari pemerintah, pengguna internet di tahun 2016 sudah 80 juta atau sekitar sepertiga dari jumlah populasi Indonesia dan diprediksikan akan terus meningkat hingga mencapai 215 juta orang pada tahun 2020 nanti.

Pesatnya pertumbuhan akan penggunaan internet ini menjadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan ekonomi berbasis digital di Indonesia, khususnya di sektor e-commerce. Besarnya potensi industri TIK untuk kesejahteraan mendorong pemerintah untuk lebih menggalakkan ekonomi kreatif berbasis teknologi. Di sisi lain, besarnya jumlah pengguna internet di Indonesia juga merupakan sebuah peluang bisnis yang besar untuk para pelaku industri asing untuk berinvestasi dan membuka usaha di Indonesia. Kedua hal ini menjadi dasar dari pelaksanaan program Business Matching BRI INDOCOMTECH 2016.

Dibuka oleh Ir. Rudy D Muliadi, Sekretaris Jenderal APKOMINDO Indonesia, Victor Aritonang, Ketua KADIN Jakarta Pusat, Kenny Japar, Client Solution Services Blibli.com dan dihadiri oleh Ari Satria, SE, MA, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, program Business Matching ini mempertemukan puluhan pelaku usaha asing dan tanah air untuk berbincang dan membuka peluang bisnis baru.

Ari Satria, SE, MA, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam sambutannya di acara Business Meeting BRI INDOCOMTECH 2016 menyatakan dukungan pemerintah kepada pelaku usaha di sektor tersebut. Dalam presentasinya, ia menjelaskan salah satu program Kementerian Perdagangan Indonesia adalah dengan melakukan upaya digital marketing, yakni pembuatan konten promosi digital produk Indonesia, pemanfaatan media sosial, dan Search Engine Optimization. Diharapkan dengan dukungan penuh pemerintah, para pelaku industri kreatif dapat mewujudkan visi Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar dunia di tahun 2020.

“Pasar e-commerce Indonesia sejak dari 2012 sampai 2016 bertambah sekitar 39% dan mungkin akan terus meningkat jauh hingga tahun depan. Angka ini merupakan yang tertinggi di antara negara ASEAN,” ujar Victor Aritonang, Ketua KADIN Jakarta Pusat. “Kami sangat mendukung acara Business Matchingini dan berterima kasih kepada para pelaku industri asing yang hadir atas untuk antusiasmenya untuk saling berbagi bersama pelaku industri TIK tanah air dan berupaya untuk saling menguntungkan.”

Program Business Matching ini merupakan yang pertama kali digelar di ajang BRI Indocomtech 2016 dan berhasil diikuti oleh lebih dari 80 peserta yang terdiri pelaku-pelaku industri TIK, dengan 31 diantaranya berasal dari Indonesia.

Seiring dengan semangat “Gadget is Everywhere”, MNC Play, salah satu penyedia layanan teknologi internet di Indonesia, meluncurkan layanan terbarunya seraya memberikan edukasi akan konsep rumah cerdas yang terhubung dengan internet kepada para pengunjung pameran.

Inovasi dihadirkan melalui MNC Play Smart Home yang akan menghadirkan fitur masa depan di rumah pelanggan. Teknologi ini memungkinkan pelanggan untuk memantau aktivitas di rumah melalui CCTV yang terkoneksi dengan gadget yang dimiliki, menyalakan dan mematikan produk elektronik di rumah seperti: TV, AC, lampu dan produk elektronik lainnya hanya dengan menekan tombol di aplikasi yang sudah terpasang di gadget pribadi pelanggan. Bahkan hanya dengan menggunakan suara pelanggan, seluruh produk elektronik di rumah pun dapat hidup atau mati dengan sendirinya.

“Smart Home milik MNC Play ini merupakan sistem terlengkap (integrated smart home system) dengan menggunakan satu perangkat Smart Home Controller yang terkoneksi dengan aplikasi ponsel pintar. Mengadopsi sistem wireless dengan instalasi kabel sederhana sehingga tidak perlu merenovasi rumah,” ujar Ade Tjendra, Direktur Komersial MNC Play.

BRI Indocomtech 2016 juga menghadirkan berbagai program menarik lainnya seperti program lelang BRI yang memperebutkan gadget-gadget spektakuler setiap harinya. Pengunjung juga dapat merasakan e-Banking BRI Experience yang memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengikuti lelang gadget spektakuler hanya dengan melakukan transaksi minimal Rp 10.000. Tidak ketinggalan, BRI juga menawarkan kesempatan terbang gratis bagi nasabahnya melalui promo redeem BRI Point Kartu Kredit BRI.

BRI INDOCOMTECH 2016 yang diikuti oleh 300 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka hingga 6 November 2016 dengan harga tiket masuk hanya Rp 15.000 per orang untuk hari Rabu – Kamis, sedangkan pada hari Jumat – Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp 20.000 per orang.
—– selesai —–

 

photo cover caption : Business Matching yang diselenggarakan di BRI INDOCOMTECH 2016 merupakan ajang mempertemukan puluhan pelaku usaha asing dan tanah air untuk berbincang dan membuka peluang bisnis baru.

Contact Info

INDOCOMTECH

Newsletter

Copyright 2018 © All Rights Reserved - buluxshero X SuperAnt